DISDIKBUD- Gelaran FLS2N Tingkat Kabupeten Jombang telah usai. Lima cabang kesenian sudah dilombakan yaitu Lomba Kreatifitas tari, Musik tradisi, Gitar duet, Menyanyi solo dan Desain Poster. Seperti tahun-tahun sebelumnya dari setiap cabang lomba, bagi juara 1 akan otomatis mewakili Kabupaten Jombang untuk FLS2N tingkat Provinsi dan seterusnya hingga tingkat nasional jika peserta lolos. Terkait dugaan malapraktik yang terjadi di RSUD Jombang, kemarin korban telah resmi melaporkan kejadian itu. Per hari ini melakukan penyelidikan terkait laporan polisi itu," terang AKP Giadi Nugraha, Kasatreskrim Polres Jombang. BeritaJombang Polisi Ringkus 2 Pengedar Narkoba di Jombang, Barang Bukti 70 Ribu Pil Koplo dan Sabu Ikut Disita Unit Reskrim Polsek Diwek berhasil menggagalkan peredaran 70 ribu ribu butir obat keras terlarang dan narkotika sabu-sabu di wilayah Kabupaten. Selasa, 12 April 2022 . Berita Jombang Beritasitus ngoro Terkini - Arca Berbentuk Burung Garuda Ditemukan di Jombang. Berita situs ngoro Terkini - Arca Berbentuk Burung Garuda Ditemukan di Jombang. Kumpulan Berita Terbaru situs ngoro. Jago Dangdut; 100KPJ; Intip Seleb; VLIX; Sahijab; ANTV; tvOne; One Pride; Oneprix; 10 Oktober 2021; News. Nasional; BERITAUTAMA. 27 Juli 2022. Bawa Kabur Motor Gadai, Pemuda Asal Pulo Jombang Diciduk Polisi. Edarkan Ribuan Butir Pil Koplo, Pemuda Asal Ngoro Jombang Dibekuk Polisi. Hukum & Kriminal Diana Kusuma 27 Juli 2022 jombang. Begini Alasan Keluarga Pasien Gugat RS Pelengkap Jombang ke Pengadilan. KepalaDinas Peternakan (Disnak) Jombang Agus Susilo Sugioto, ketika dikonfirmasi membenarkan bila pos kesehatan hewan tersebut masuk dalam kewenangannya. Pos tersebut merupakan pusat kesehatan hewan ternak yang melayani pemeriksaan dan pengobatan hewan. "Jadi itu pusat kesehatan hewan ternak, semacam puskesmas," imbuh dia. Beritadan Informasi Poli kandungan rsud jombang Terkini dan Terbaru Hari ini - detikcom. Semua Berita. detikBaliSelasa, 02 Agu 2022 08:31 WIB. KTLM. Memuat halaman, tunggu ya lur! detikJatimMinggu, 11 Jun 2023 1244 WIB Aksi Lempar Batu Sasar Kaca Mobil Mahasiswa Jombang Aksi pemotor melempar kaca kendaraan kembali terjadi di Jombang. Kali ini, pemotor ngawur tersebut melempar kaca mobil seorang mahasiswa sampai berlubang. JOMBANG – Kondisi jalan kabupaten di Desa/Kecamatan Ngoro kembali rusak. Terutama di sekitar pertigaan lapangan Ngoro. Padahal, jalan ini baru diperbaiki tambal sulam. “Jalan dekat lapangan itu sudah pernah diperbaiki tapi rusak embali,” ujar Dimas Anggoro salah satu warga sekitar. Ia menyebut, perbaikan jalan hanya tambal sulam. Sehingga tidak bisa bertahan lama dan kembali rusak. Terlebih, jalan tersebut sering dilalui truk bermuatan berat. “Ya masih hujan juga mudah rusak,” katanya. Kondisi jalan lebih berbahaya bila hujan deras karena lubang cukup dalam itu tertutup genangan air. Tingkat kedalaman lubang berkisar 3-5 sentimeter dengan lebar sekitar 30 sentimeter.  “Kalau hujan harus lebih berhati-hati karena tidak terlihat,” tambah dia. Tak jarang, terlihat pengendara roda dua terperosok ke jalan berlubang hingga terjatuh. Selain di pinggir, jalan berlubang juga terlihat di tengah-tengah. Dirinya berharap segera dilakukan perbaikan permanen agar tidak mudah rusak. “Karena jalan ini akses utama masyarakat yang mau ke pasar,” pungkasnya. yan/bin/riz Reporter Azmy endiyana Zuhri JOMBANG – Kondisi jalan kabupaten di Desa/Kecamatan Ngoro kembali rusak. Terutama di sekitar pertigaan lapangan Ngoro. Padahal, jalan ini baru diperbaiki tambal sulam. “Jalan dekat lapangan itu sudah pernah diperbaiki tapi rusak embali,” ujar Dimas Anggoro salah satu warga sekitar. Ia menyebut, perbaikan jalan hanya tambal sulam. Sehingga tidak bisa bertahan lama dan kembali rusak. Terlebih, jalan tersebut sering dilalui truk bermuatan berat. “Ya masih hujan juga mudah rusak,” katanya. Kondisi jalan lebih berbahaya bila hujan deras karena lubang cukup dalam itu tertutup genangan air. Tingkat kedalaman lubang berkisar 3-5 sentimeter dengan lebar sekitar 30 sentimeter.  “Kalau hujan harus lebih berhati-hati karena tidak terlihat,” tambah dia. Tak jarang, terlihat pengendara roda dua terperosok ke jalan berlubang hingga terjatuh. Selain di pinggir, jalan berlubang juga terlihat di tengah-tengah. Dirinya berharap segera dilakukan perbaikan permanen agar tidak mudah rusak. “Karena jalan ini akses utama masyarakat yang mau ke pasar,” pungkasnya. yan/bin/riz Reporter Azmy endiyana Zuhri Artikel Terkait JOMBANG – SMPN 2 Ngoro merupakan satu dari tiga SMP di Kabupaten Jombang yang lulus seleksi sebagai sekolah penggerak. Tujuh tema proyek penguatan profil pelajar pancasila pada sekolah penggerak bakal diterapkan selama tiga tahun ke depan. Diharapkan mutu pendidikan semakin meningkat dan sekolah semakin maju. ”Sebagai sekolah penggerak kita harus menerapkan kurikulum merdeka belajar, dengan mengangkat tujuh tema yang sudah ditetapkan kementerian,” ungkap Wiwik Astutik, Kepala SMPN 2 Ngoro. Tujuh tema diangkat dengan menyesuaikan kultur di lingkungan sekitar sekolah. Yaitu gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, Bhineka Tunggal Ika, bangunlah jiwa raganya, suara demokrasi, rekayasa dan berteknologi membangun NKRI serta kewirausahaan. ”Di tahun pertama, minimal memilih tiga tema untuk diterapkan. Penerapan sekolah penggerak baru akan dimulai awal tahun pelajaran 2022/2023 untuk kelas VII,” terang Wiwik. Tiga tema pertama yang akan diterapkan adalah gaya hidup berkelanjutan, kewirausahaan dan suara demokrasi. Gaya hidup berkelanjutan dilakukan dengan menggali potensi guru. Salah satu guru yang memiliki kemampuan membatik diminta untuk mengajarkan kepada guru-guru yang lain. Kemampuan membatik dengan cara batik smoke ini juga akan diberikan kepada siswa SMPN 2 Ngoro. Harapannya ketika siswa lulus dari SMPN 2 Ngoro memiliki bekal keterampilan. ”Guru di SMPN 2 Ngoro portensinya sangat luar biasa, ada yang memiliki kemampuan batik, jadi narasumber kegiatan membatiknya kita pakai guru kita sendiri,” ungkap Wiwik. Sedangkan untuk kewirausahaan, SMPN 2 Ngoro mengembngkan kemampuan merajut tas dari tali kur. Sama seperti tema sebelumnya, tema kewirausahaan juga diajarkan kepada guru. Sedangkan tema suara demokrasi, sudah dilakukan di SMPN 2 Ngoro sejak dulu saat pemilihan ketua OSIS. Untuk menerapkan suara demokrasi, nanti siswa juga akan diajak untuk mengetahui proses pemilihan kepala daerah atau bupati/wakil bupati. ”Mereka harus tahu tahapannya seperti apa, dan pelaksanaannya seperti apa, kita akan ajak mereka untuk berkunjung ke KPU Jombang,” tambahnya. Untuk menjalankan program sekolah penggerak, ditunjuk 10 tim komite pembelajaran. Mereka terdiri dari empat guru mata pelajaran inti dan satu koordinator BK, dua guru mata pelajaran cadangan dan satu guru BK, kepala sekolah, dan pengawas pembina ditunjuk untuk program sekolah penggerak. ”Diklat sekolah penggerak akan dilaksanakan 10 Mei sampai 16 Juni 2022 nanti,” terangnya. Meski belum mengikuti diklat, SMPN 2 Ngoro sudah jemput bola. Belajar menggali potensi yang ada di sekolah, juga belajar dengan studi banding kedua sekolah di luar daerah yang sudah lebih dulu menerapkan program sekolah penggerak. ”Kita sudah studi komparasi ke SMPN 2 Buduran Sidoarjo dan SMP Al Falah Sidoarjo,” ungkap Wiwik. Hal itu dilakukan agar sekolah lebih siap saat tahun ajaran baru nanti. ”Kita sudah jemput bola, kita belajar dan tahun pelajaran baru kita sudah siap mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar,” tambahnya. Lekatkan 6 Karakter Profil Pelajar Pancasila, Bekali Siswa Keterampilan SEBAGAI sekolah penggerak, SMPN 2 Ngoro bakal menerapkan kurikulum merdeka belajar. Guru bisa menyampaikan materi dengan metode apapun, asalkan tidak melenceng dari capaian pembelajaran. ”Output yang diharapkan, enam karakter profil pelajar pancasila didapatkan saat siswa lulus dari SMPN 2 Ngoro nanti,” terang Wiwik Astutik, Kepala SMPN 2 Ngoro. Enam karakter profil pelajar pancasila di antaranya, mandiri, kreativitas, gotong royong, kebhinekaan global, bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bernalar kritis. Sejak sekarang, 5P, yaitu project penguatan profil pelajar pancasila harus sudah dihafalkan guru, dan diterapkan dalam pembelajaran. Bentuknya anak dalam setiap pembelajaran harus membuat project, bentuknya sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. ”Salah satu yang bakal diterapkan yaitu membatik dalam mata pelajaran seni budaya,” tandas Wiwik. Choiriyatul Badriyah, guru Seni Budaya SMPN 2 Ngoro mengatakan, membatik merupakan keterampilan yang harus dimiliki siswa setelah lulus dari SMPN 2 Ngoro. Batik yang dikembamngkan Choiriyah yaitu dengan kain prima. Caranya dengan metode batik smoke. ”Metode ini sangat mudah, satu hari saja sudah jadi, dan hasilnya juga bagus, satu potong dua meter cukup untuk kemeja,” tambahnya. Sementara itu, guru keterampilan bakal memberikan keterampilan merajut tas menggunakan tali kur. Harapannya, setelah keluar dari SMPN 2 Ngoro siswa bisa membuat tas rajut untuk dipakai sendiri, juga bisa dikembangkan menjadi sebuah usaha. ”Ke depan akan bikin gantungan pot dari tali kur juga,” kata Emi Hidayati, guru Prakrya SMPN 2 Ngoro. Hakam Baihaki, guru Bahasa Indonesia yang merupakan guru senior SMPN 2 Ngoro mengaku bangga dengan kepemimpinan Wiwik Astutik yang mampu membawa sekolah lolos seleksi program sekolah penggerak. Sebagai guru senior ia harus menyesuaikan diri dengan perkembangan yang harus dilakukan di sekolah. ”Saya bangga, SMPN 2 Ngoro dapat memberikan bekal keterampilan kepada siswa untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, baik itu keterampilan maupun akhlak moral,” ungkap Hakam. Ubaidul Baits, koordinator tim komite pembelajaran mengatakan, persiapan implementasi kurikulum merdeka belajar direncanakan sangat matang. Sehingga guru sudah memiliki bekal, sejak jauh hari sebelum tahun pelajaran baru. ”Berkat keaktifan kepala sekolah kami berhasil maju bersama,” ungkapnya. Winarko, waka kurikulum mengatakan, kurikulum merdeka yang diterapkan smpn 2 ngoro jombang yaitu mandiri berbagi. Artinya memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan kurikulum merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan. ”Di kurikulum merdeka, guru bebas berinovasi dalam kegiatan pembelajaran untuk mewujudkan profil pelajar pancasila, yang menjadi ciri khas kurikulum merdeka adalah adanya project penguatan profil pelajar pancasila yang terjadwal dengan jelas,” singkatnya. JOMBANG – SMPN 2 Ngoro merupakan satu dari tiga SMP di Kabupaten Jombang yang lulus seleksi sebagai sekolah penggerak. Tujuh tema proyek penguatan profil pelajar pancasila pada sekolah penggerak bakal diterapkan selama tiga tahun ke depan. Diharapkan mutu pendidikan semakin meningkat dan sekolah semakin maju. ”Sebagai sekolah penggerak kita harus menerapkan kurikulum merdeka belajar, dengan mengangkat tujuh tema yang sudah ditetapkan kementerian,” ungkap Wiwik Astutik, Kepala SMPN 2 Ngoro. Tujuh tema diangkat dengan menyesuaikan kultur di lingkungan sekitar sekolah. Yaitu gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, Bhineka Tunggal Ika, bangunlah jiwa raganya, suara demokrasi, rekayasa dan berteknologi membangun NKRI serta kewirausahaan. ”Di tahun pertama, minimal memilih tiga tema untuk diterapkan. Penerapan sekolah penggerak baru akan dimulai awal tahun pelajaran 2022/2023 untuk kelas VII,” terang Wiwik. Tiga tema pertama yang akan diterapkan adalah gaya hidup berkelanjutan, kewirausahaan dan suara demokrasi. Gaya hidup berkelanjutan dilakukan dengan menggali potensi guru. Salah satu guru yang memiliki kemampuan membatik diminta untuk mengajarkan kepada guru-guru yang lain. Kemampuan membatik dengan cara batik smoke ini juga akan diberikan kepada siswa SMPN 2 Ngoro. Harapannya ketika siswa lulus dari SMPN 2 Ngoro memiliki bekal keterampilan. ”Guru di SMPN 2 Ngoro portensinya sangat luar biasa, ada yang memiliki kemampuan batik, jadi narasumber kegiatan membatiknya kita pakai guru kita sendiri,” ungkap Wiwik. Sedangkan untuk kewirausahaan, SMPN 2 Ngoro mengembngkan kemampuan merajut tas dari tali kur. Sama seperti tema sebelumnya, tema kewirausahaan juga diajarkan kepada guru. Sedangkan tema suara demokrasi, sudah dilakukan di SMPN 2 Ngoro sejak dulu saat pemilihan ketua OSIS. Untuk menerapkan suara demokrasi, nanti siswa juga akan diajak untuk mengetahui proses pemilihan kepala daerah atau bupati/wakil bupati. ”Mereka harus tahu tahapannya seperti apa, dan pelaksanaannya seperti apa, kita akan ajak mereka untuk berkunjung ke KPU Jombang,” tambahnya. Untuk menjalankan program sekolah penggerak, ditunjuk 10 tim komite pembelajaran. Mereka terdiri dari empat guru mata pelajaran inti dan satu koordinator BK, dua guru mata pelajaran cadangan dan satu guru BK, kepala sekolah, dan pengawas pembina ditunjuk untuk program sekolah penggerak. ”Diklat sekolah penggerak akan dilaksanakan 10 Mei sampai 16 Juni 2022 nanti,” terangnya. Meski belum mengikuti diklat, SMPN 2 Ngoro sudah jemput bola. Belajar menggali potensi yang ada di sekolah, juga belajar dengan studi banding kedua sekolah di luar daerah yang sudah lebih dulu menerapkan program sekolah penggerak. ”Kita sudah studi komparasi ke SMPN 2 Buduran Sidoarjo dan SMP Al Falah Sidoarjo,” ungkap Wiwik. Hal itu dilakukan agar sekolah lebih siap saat tahun ajaran baru nanti. ”Kita sudah jemput bola, kita belajar dan tahun pelajaran baru kita sudah siap mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar,” tambahnya. Lekatkan 6 Karakter Profil Pelajar Pancasila, Bekali Siswa Keterampilan SEBAGAI sekolah penggerak, SMPN 2 Ngoro bakal menerapkan kurikulum merdeka belajar. Guru bisa menyampaikan materi dengan metode apapun, asalkan tidak melenceng dari capaian pembelajaran. ”Output yang diharapkan, enam karakter profil pelajar pancasila didapatkan saat siswa lulus dari SMPN 2 Ngoro nanti,” terang Wiwik Astutik, Kepala SMPN 2 Ngoro. Enam karakter profil pelajar pancasila di antaranya, mandiri, kreativitas, gotong royong, kebhinekaan global, bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bernalar kritis. Sejak sekarang, 5P, yaitu project penguatan profil pelajar pancasila harus sudah dihafalkan guru, dan diterapkan dalam pembelajaran. Bentuknya anak dalam setiap pembelajaran harus membuat project, bentuknya sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. ”Salah satu yang bakal diterapkan yaitu membatik dalam mata pelajaran seni budaya,” tandas Wiwik. Choiriyatul Badriyah, guru Seni Budaya SMPN 2 Ngoro mengatakan, membatik merupakan keterampilan yang harus dimiliki siswa setelah lulus dari SMPN 2 Ngoro. Batik yang dikembamngkan Choiriyah yaitu dengan kain prima. Caranya dengan metode batik smoke. ”Metode ini sangat mudah, satu hari saja sudah jadi, dan hasilnya juga bagus, satu potong dua meter cukup untuk kemeja,” tambahnya. Sementara itu, guru keterampilan bakal memberikan keterampilan merajut tas menggunakan tali kur. Harapannya, setelah keluar dari SMPN 2 Ngoro siswa bisa membuat tas rajut untuk dipakai sendiri, juga bisa dikembangkan menjadi sebuah usaha. ”Ke depan akan bikin gantungan pot dari tali kur juga,” kata Emi Hidayati, guru Prakrya SMPN 2 Ngoro. Hakam Baihaki, guru Bahasa Indonesia yang merupakan guru senior SMPN 2 Ngoro mengaku bangga dengan kepemimpinan Wiwik Astutik yang mampu membawa sekolah lolos seleksi program sekolah penggerak. Sebagai guru senior ia harus menyesuaikan diri dengan perkembangan yang harus dilakukan di sekolah. ”Saya bangga, SMPN 2 Ngoro dapat memberikan bekal keterampilan kepada siswa untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, baik itu keterampilan maupun akhlak moral,” ungkap Hakam. Ubaidul Baits, koordinator tim komite pembelajaran mengatakan, persiapan implementasi kurikulum merdeka belajar direncanakan sangat matang. Sehingga guru sudah memiliki bekal, sejak jauh hari sebelum tahun pelajaran baru. ”Berkat keaktifan kepala sekolah kami berhasil maju bersama,” ungkapnya. Winarko, waka kurikulum mengatakan, kurikulum merdeka yang diterapkan smpn 2 ngoro jombang yaitu mandiri berbagi. Artinya memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan kurikulum merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan. ”Di kurikulum merdeka, guru bebas berinovasi dalam kegiatan pembelajaran untuk mewujudkan profil pelajar pancasila, yang menjadi ciri khas kurikulum merdeka adalah adanya project penguatan profil pelajar pancasila yang terjadwal dengan jelas,” singkatnya. Daerah Kisah Penjual Nasi Goreng Naik Haji dari Tabungan Uang Rokok Selama 20 Tahun13 Juni 2023 - 0600 WIB Video Berkah Musim Haji, Perajin Sarung Tenun di Jombang Banjir Pesanan08 Juni 2023 - 0900 WIB Daerah Ugal-ugalan di Jalan Raya, Truk Tabrak dan Ringsek Tertimpa Pohon Besar06 Juni 2023 - 2048 WIB Video Puluhan Tahun Merawat Masjid, Marbot Asal Jombang Akhirnya Bisa Naik Haji06 Juni 2023 - 0930 WIB Video Pasar Hewan di Jombang Semakin Ramai, Jelang Iduladha02 Juni 2023 - 0845 WIB Daerah Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Jombang Ludes Terbakar saat Ditinggal Pemiliknya31 Mei 2023 - 0211 WIB Video Menabung 20 Tahun, Nenek Tukang Pijat di Jombang Berangkat Haji25 Mei 2023 - 0745 WIB Daerah Anies Baswedan Dinilai sebagai Sosok Capres Representasi Santri19 Mei 2023 - 1519 WIB Daerah Kunjungi Jombang, Anggota DPR RI Ini Sebut SIG Miliki Peran Utama Bangun Negeri14 Mei 2023 - 2241 WIB Video Merebak Kasus Chikungunya di Jombang, Petugas Fogging Pemukiman Warga13 Mei 2023 - 1130 WIB Video Waspada! Puluhan Warga di Jombang Mendadak Lumpuh karena Chikungunya12 Mei 2023 - 0930 WIB Daerah Pikap Tabrak Pikap Parkir di Jombang, Pasutri Terjepit Bodi Mobil09 Mei 2023 - 0801 WIB Daerah Heboh! Video Sara Melecehkan Umat Islam, Ulama Desak Polisi Tangkap Pelaku08 Mei 2023 - 1952 WIB Daerah Diduga Kelelahan dan Kepanasan, Puluhan Guru dan Murid Pingsan saat Upacara Hardiknas di Jombang02 Mei 2023 - 1156 WIB Daerah Diduga Korsleting Listrik, Toko Pracangan di Jombang Terbakar30 April 2023 - 0909 WIB Daerah Mobil Rombongan Pemudik Terguling di Jombang, 4 Penumpang Luka21 April 2023 - 0753 WIB Daerah Kendaraan Pemudik Membeludak, Jalur Arteri Jombang Macet20 April 2023 - 1119 WIB Lifestyle Jenguk David Ozora, Inul Daratista Janjikan Ajak Sowan ke Jombang10 April 2023 - 0900 WIB Metro Peziarah Keluhkan Akses Jalan TPU Jombang Ciputat19 Maret 2023 - 2059 WIB Daerah Pemkab Jombang Bersama Sekretariat TKN PSL Gelar Pencanangan Gerakan Sedekah Sampah18 Maret 2023 - 1717 WIB Video Heboh Wabah Benjolan, Peternak Jual Murah Sapi di Jombang15 Maret 2023 - 0800 WIB Video Hujan Angin, Pagar Tembok Dinas PUPR dan KPU Jombang Roboh09 Maret 2023 - 0920 WIB Daerah Kisah Surontanu, Penjahat Sakti Zaman Majapahit di Balik Nama Jombang09 Maret 2023 - 0505 WIB Daerah Kapal Penyeberangan Mati Mesin dan Terseret Arus, 6 Penumpang Melompat ke Sungai Brantas27 Februari 2023 - 1036 WIB

berita terbaru ngoro jombang